Sinopsis
Mayang, anak pertama dari pasangan Sukardi dan Lastri diberangkatkan ke Hong Kong sebagai TKW. Penuh dengan ketidak tahuan dan rasa takut ia belajar dan bekerja sekaligus bertahan hidup di keluarga dan negara yang sangat asing baginya. Mayang memiliki cita-cita yang tinggi dan sebenarnya enggan menjadi TKW karena pengalaman-pengalaman TKW yang pernah ia dengar. Tetapi orang tuanya memaksa pergi untuk mencari Sekar, adiknya yang telah menjadi TKW Hong Kong selama 2 tahun lebih tetapi menghilang tanpa kabar. Akankah Mayang dapat menemukan adiknya ? ataukah ia dapat menemukan lebih banyak lagi termasuk cinta?Film Minggu pagi di victoria park ini dibintang oleh Lola Amaria (Mayang) dan Titi Sjuman (Sekar). Film ini merupakan film drama dan disutradarai oleh Lola Amaria.
lihat minggu pagi di Victoria park trailer
Minggu Pagi di Victoria Park berangkat dari kisah nyata para TKI di Hong Kong. Di sana digambarkan hidup para buruh migran, dari tempat pelatihan hingga cobaan hidup yang mereka alami di negara tujuan.
Adegan dalam film berisi problematika dan realitas kehidupan para TKI. Dari kesulitan mencukupi kebutuhan hidup, menahan kesepian, sampai cobaan menghadapi pengaruh lingkungan budaya asing. Jika salah bergaul, bukan tak mungkin, mereka bakal terjerumus dalam limbah hitam prostitusi atau penyimpangan lainnya.
Victoria Park adalah tempat, di mana para TKW berkumpul setiap akhir pekan. Di taman itu, mereka berbagi kisah hidup dengan teman seperjuangan maupun orang-orang terdekat.(ULF)
Film ini mendapatkan 1 piala citra di FFI 2010
Homepage :
http://www.minggupagidivictoriapark.com/
Pemain :
- Lola Amaria (mayang), Titi Sjuman (sekar), Donny Alamsyah (Vincent), Imelda Soraya, Permatasari Harahap, Donny Damara (Gandi).
Produksi :
- Pic[k]lock Production
Jenis Film :
- Drama
Sutradara :
- Lola Amaria
Produser :
- Sabrang Mowo Damar Panuluh, Dewi Umaya Rachman
| Sinematografi | Yadi Sugandi |
|---|---|
| Distributor | Pic[k]lock Production |
| Tanggal rilis | 10 Juni 2010 |
| Durasi | 100 menit |
| Negara | Indonesia |

Tidak ada komentar:
Posting Komentar